Uji
Homogenitas
Uji homogenitas digunakan
untuk mengetahui apakah beberapa varian populasi adalah sama atau tidak. Uji
ini dilakukan sebagai prasyarat dalam analisis independent sample t
test dan ANOVA atau bagi peneliti yang menggunakan lebih dari satu
kelompok sampel yang pada umumnya dipakai untuk membuktikan hipotesis
komparatif. Asumsi yang mendasari dalam analisis varian (ANOVA) adalah bahwa
varian dari populasi adalah sama. Sebagai kriteria pengujian, jika nilai
signifikansi lebih dari 0,05 maka dapat dikatakan bahwa varian dari dua atau
lebih kelompok data adalah sama.
Contoh Kasus:
Seorang mahasiswa bernama
Toha melakukan penelitian untuk mengetahui “apakah ada perbedaan antara model
pembelajaran STAD dengan model pembelajaran kenvensional” jika data yang
dipakai dari tingkat prestasi. Secara garis besar prosedur pengambilan data
adalah dua kelompok sampel yang satu proses pembelajaran menggunakan model
pembelajaran STAD dan kelompok lainnya proses pembelajaran menggunakan model
pembelajaran konvensional, setelah masing-masing kelompok selesai pembelajaran
kemudian diberikan test dan hasil test inilah yang nantinya akan diuji apakah
perlakuan yang diberikan kepada kedua kelompok sampel terdapat perbedaan atau
tidak, untuk menjawabnya yang kita lakukan adalah menggunakan uji t-independent
atau ANAVA, tetapi sebagai prasyarat kita harus menguji data hasil test
tersebut homogeny atau tidak. Jika homogen maka uji-t atau ANAVA dapat
dilakukan jika tidak homogen maka pakai uji statistic non parametric contohnya
uji Mann Whiteny.
Langkah uji homogenitas
dengan menggunakan SPSS sebagai berikut:

Langkah-langkah
pada program SPSS
·
Masuk
program SPSS.
·
Klik
variable view pada SPSS data editor.
·
Pada
kolom Name baris pertama ketik X dan baris kedua ketik k
·
Pada
kolom Label baris pertama ketik Nilai dan baris kedua ketik kelompok
·
Untuk
kolom Values, klik simbol kotak abu-abu kecil pada baris kedua, sampai keluar
jendela “value label”
·
Pada
isian value ketik 1 kemudian pada value label ketik STAD kemudian klik Add.
Ulangi pada isian value ketik 2 kemudian pada value label ketik konvensional
kemudian klik Add
·
Klik
OK
·
Untuk
kolom-kolom lainnya boleh diabaikan
·


·
Buka
data view pada SPSS data editor, maka didapat kolom variabel X dan variable k
·
Pada
kolom X ketikkan semua nilai baik nilai kelompok STAD maupun Konvensional, kemudian
pada kolom k ketik angka 1 jika kolom X nilai kelompok STAD dan ketik angka 2
jika kolom X nilai kelompok konvensional
·
Klik Analyze
– Deskriptive Statistics – Ekplore

·
Pada
jendela Ekplore, masukkan Nilai (X) pada Dependent List dan masukkan Kelompok
(k) pada Factor List, kemudian klik Plots
·
Pada
jendela Explore: Plots, klik Unstransformed lalu klik continus
·
Klik
OK

·
Lihat
Output pada bagian table Test of Homogeneity of Variances
·
Pada
baris Based on Mean, lihat kolom Sig
·


Dari hasil table output
di atas dapat diketahui signifikansi sebesar 0,610. Karena nilai signifikansi
lebih dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa kedua kelompok data mempunyai
varian sama atau homogen. Angka Levene Statistic menunjukkan semakin kecil
nilainya maka semakin besar homogenitasnya.
Copyright © 2012. All Rights Reserved.